Categories
Poem and Prose

Ampun

#02 – 31 Hari Menulis

Saat perahu menjauh bibir pantai,
t’lah ku tinggalkan mesin penenun hujan buatmu
Biar kau bisa memintal awan;
Aku melebur hilang dalam muram gumpalan.

Aliran bantu hapus durja dari durjana
Tak serupa nikotin melekat paru lantas geram
Aku dalam dekapmu: temaram,

atau sebaliknya.

– F.


Postscript: Puisi singkat ini lebih renyah dibaca sembari memutar lagu OMAM – Organs.

Postscriptumscriptu: Terimakasih lagu Mesin Penenun Hujan telah membantu meyakinkan bahwa bulir-bulir pengampunan mengalir bersama air hujan hingga ke hilir.

Feature image: Pinterest

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s