Categories
Poem and Prose

10 dan ∞

Satu.. dua..
Kami rakit mimpi bersama

Tiga.. Empat..
Jarak jauh terasa dekat

Lima.. Enam..
Tangan kami saling genggam

Tujuh.. Delapan..
Ku temukan dalam kita: aman

Sembilan.. Sepuluh..
Jalan terjal dan menanjak, kami tempuh

Hari ini
Dua jadi satu
Sepuluh jadi tak terhingga?

Ah,
kenapa begitu njlimet
kami ini bukan guru matematika
kami juga tak sedang menghitung gdv (oops kok kerja?)
tapi kalau memang mau menghitung
Jarak lima ribu kilo kami taklukan sudah

Boleh dong, sedikit sombong

Hmm.. lalu sehabis ini bagaimana perjalanan merupa?

Lebih mudah?
Lebih ruwet?

Pasti lebih tua!

Ini kisah manusia biasa

Tidak ada janji abadi
Tidak selalu gagah berani
Mungkin nanti, ego kita ‘kan berbentur tinggi

Tapi,
Ini kasih manusia biasa

Dua yang saling menyelami
Rapuh ‘kan dibagi
Marah berganti peduli
Luka, bersama terobati

Hari ini
Di hadapan 1,2,3,4,5…
Di hadapan sepuluh ribu ratus juta milyar manusia

Kami berikrar untuk menggamit lengan bersisian
Karena bersama kamu: menua dan segala sesuatunya tidak lagi begitu menakutkan

Pekalongan, 14 Mei 2022

Image: Private Doc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s