Categories
Poem and Prose

Doa untuk Eyang

#18 – 31 Hari Menulis

Iman dan Iptek bagaikan dua sahabat kecil yang tumbuh bersama, sulit untuk menemukan mereka tak berpasang jika kau ingin berjalan sampai ujung. Begitu sabda yang mereka ingat tentangmu.

Mereka lupa bahwa Sang Iman dan Si Iptek menyatu padu karena cinta kasih. Cinta yang senantiasa kau sematkan pada mata jenaka dan tutur lembutmu. Keduanya mengalun harmoni bak sayap pesawat yang menari diterbangkan angin.

Darimu, kami belajar mencintai dengan sungguh-sungguh, dengan segenap suka dan lara.

Kuhaturkan doa untuk Eyang dari ketinggian 35,000 kaki.

Puisi ini saya tulis sebagai penghormatan untuk 40 hari kepergian Eyang Habibie.

Feature image: Pinterest

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s